Sunday, May 28, 2017

UK Trip – Day 8 – Back to London


Di hari ke-8 kaki kami cukup lemas dan capek, alhasil kami keluar dari flat baru tengah hari (sayang sih waktu nya tapi mau gimana lagi..^^).
Di hari ini kami mampir ke Harrods, sebuah pusat perbelanjaan mewah di London yang konon katanya dimiliki oleh Bapaknya alm.Dody Al Fayed (tau dong siapa). Jangan salah, kami ke Harrods ini bukan mau belanja mewah ala sosialita, tapi langsung melipir ke bagian merchandise store nya. 😋 (atas saran teman saya). Cukup melipir ke bagian souvenir dan sambil melipir sambil liat barang-barang mewah yang dijual, tapi nice to know aja. Salah satu barang mewah yang saya nggak ngerti lagi apakah ada yang beli adalah catur seharga £2000 dari Kristal 😲.
Melipir ke Harrods!

Pintu Masuk Harrods
Waktu di Harrods ini ada spot foto dan patung Lady Di & Dodi Al Fayed plus tulisan “innocent victim”. Jadi kita foto disini sebentar. Setelah puas di Harrods dan perut mulai terasa lapar, kami memutuskan untuk cari makan. Di Harrods ada sih tempat makan, tapi udah pasti kami nggak beli disitu karena masalah harga (bahkan ada jual makanan kaviar yang kaya telur ikan warna item itu.. 🙈)
Patung Lady Di & Dody Al Fayed  bertuliskan "Innocent Victim"

Berhubung hari-hari awal kami di London belum sempat makan bebek di Chinatown, jadinya kali ini kami ke sana, ke tempat makan rekomendasinya Indra yang katanya bebeknya enak, namanya Gerrard’s Corner. Sebenernya ada satu tempat lagi yang kata Indra orang Indonesia sering banget kesitu (sorry I forgot the name), tapi karena Indra bilang lebih enak di Gerrard ini yawes ngikutt..
Setelah berhari-hari akhirnya ketemu makanan Asia. Senangnyaa..kami pesan nasi+bebek+ sayur dan dumpling. Oiya saya baru tau ternyata bahasa inggrisnya kangkung itu “morning glory”, lucu yaa.. hmm..kenapa ya dinamain morning glory? Entahlah..~
Tempat makan bebek enak di Chinatown London
Oke lanjut.

Jadi setelah kami kenyang, kami lanjut ke St.Paul Cathedral dan foto-foto di sekitarnya.
St.Paul Cathedral
In front of St.Paul Cathedral
Lucunya, pas kami lagi mau foto-foto, kami agak rempong dengan kresek bawaan kami hasil dari Harrods tadi. Jadi kalo nggak gantian foto (tentu difotoin Indra yang baik hati) jadi yang lagi nggak foto megangin kresek, pas sekalinya kami foto barengan dan menaruh sebentarrr aja kresek di pinggir jalan (well tadinya karena mikir ini di Inggris sih, ga akan dicuri lah ya kresek doang), ternyata kresek kami hampir diangkut orang!

Ya bukan pencuri sih emang, tapi petugas kebersihan gitu..disangka sampah kali ya..Ahahaha..
Dan mungkin mereka mikir jorok banget ini yang buang kresek disini.

Untungnya kami lihat dan tepat sebelum mereka ambil, kami langsung nyamperin dan bilang kresek itu punya kami. Kami minta maaf ke Bapak petugas kebersihan dan Bapak nya pun minta maaf 😀.

Sembari lewat kami lihat ada orang berpakaian ala Mr.Bean dan niruin gayanya. Sempet pingin melipir foto juga sih, tapi akhirnya urung.
"Mr. Bean"

Deket St Paul kami melewati sekolah nya Daniel Radcliffe dulu, City of London School, dan Millenium Bridge. Pas sunset disini keren banget warna nya emas gitu. Subhanallah.. pas dapet langit yang bagus.
Sekolah nya Daniel Radcliffe 😎

Millenium Bridge with background of St.Paul
Sunset at Millenium Bridge
Berhubung kami belum sekalipun ke museum di London padahal di London itu banyak banget museum yang bagus dan free entry, jadi kami sempetin untuk mampir ke museum. Salah satu museum yang baru adalah Tate Modern Museum, dimana kata Indra dan Tania isinya adalah “modern art”. Saking modernnya, kita kadang nggak bisa paham dimana art nya. Semisal cuma kanvas putih doang dipajang. Jadi Indra dengan gaya nyinyir nya bilang “yaitulah modern art”. Konon temennya Indra pernah bilang gini “lo harus mengosongkan pikiran sebelum masuk ke museum itu. Jadi nggak ada persepsi tentang art dan bisa menangkap art nya dimana.” Oke deh. Oke aja.
Waktu kami sampe di Tate Modern, bener aja.. ada atraksi kabut yang kita semua gak paham maksudnya apa. But still… that’s art 😂. Lumayan juga keren buat foto-foto. Jadinya kami malah foto-foto ala gaya fierce dulu disitu.
Pas ada atraksi kabut di Tate Modern. Foto ala-ala fierce 😂
Selesai foto baru kami masuk dan bener yang dibilang tadi, saya menemukan beberapa lukisan (bahkan bukan lukisan, literally.. cuma kain yang dikasih pigura, lalu dipajang). Sungguh, saya belum bisa menyelami isi pikiran seniman yang membuat ini 😆.
Kanvas putih doang. Salah satu modern art 😂
Kanvas putih doang. Salah satu modern art😂

Kanvas putih dengan titik hitam. Salah satu "modern art" 😂
Salah satu isi Tate Modern Museum
Salah satu isi Tate Modern Museum

Selesai dari Tate Modern sudah cukup malam dan berhubung saya dan Mbak Citra harus bangun pagi besok untuk ikut tour Harry Potter, jadi kami memutuskan pulang dan siap-siap ketemu Harry! 😎😍

Next: Day 9

0 comments:

Sunday, May 28, 2017

UK Trip – Day 8 – Back to London


Di hari ke-8 kaki kami cukup lemas dan capek, alhasil kami keluar dari flat baru tengah hari (sayang sih waktu nya tapi mau gimana lagi..^^).
Di hari ini kami mampir ke Harrods, sebuah pusat perbelanjaan mewah di London yang konon katanya dimiliki oleh Bapaknya alm.Dody Al Fayed (tau dong siapa). Jangan salah, kami ke Harrods ini bukan mau belanja mewah ala sosialita, tapi langsung melipir ke bagian merchandise store nya. 😋 (atas saran teman saya). Cukup melipir ke bagian souvenir dan sambil melipir sambil liat barang-barang mewah yang dijual, tapi nice to know aja. Salah satu barang mewah yang saya nggak ngerti lagi apakah ada yang beli adalah catur seharga £2000 dari Kristal 😲.
Melipir ke Harrods!

Pintu Masuk Harrods
Waktu di Harrods ini ada spot foto dan patung Lady Di & Dodi Al Fayed plus tulisan “innocent victim”. Jadi kita foto disini sebentar. Setelah puas di Harrods dan perut mulai terasa lapar, kami memutuskan untuk cari makan. Di Harrods ada sih tempat makan, tapi udah pasti kami nggak beli disitu karena masalah harga (bahkan ada jual makanan kaviar yang kaya telur ikan warna item itu.. 🙈)
Patung Lady Di & Dody Al Fayed  bertuliskan "Innocent Victim"

Berhubung hari-hari awal kami di London belum sempat makan bebek di Chinatown, jadinya kali ini kami ke sana, ke tempat makan rekomendasinya Indra yang katanya bebeknya enak, namanya Gerrard’s Corner. Sebenernya ada satu tempat lagi yang kata Indra orang Indonesia sering banget kesitu (sorry I forgot the name), tapi karena Indra bilang lebih enak di Gerrard ini yawes ngikutt..
Setelah berhari-hari akhirnya ketemu makanan Asia. Senangnyaa..kami pesan nasi+bebek+ sayur dan dumpling. Oiya saya baru tau ternyata bahasa inggrisnya kangkung itu “morning glory”, lucu yaa.. hmm..kenapa ya dinamain morning glory? Entahlah..~
Tempat makan bebek enak di Chinatown London
Oke lanjut.

Jadi setelah kami kenyang, kami lanjut ke St.Paul Cathedral dan foto-foto di sekitarnya.
St.Paul Cathedral
In front of St.Paul Cathedral
Lucunya, pas kami lagi mau foto-foto, kami agak rempong dengan kresek bawaan kami hasil dari Harrods tadi. Jadi kalo nggak gantian foto (tentu difotoin Indra yang baik hati) jadi yang lagi nggak foto megangin kresek, pas sekalinya kami foto barengan dan menaruh sebentarrr aja kresek di pinggir jalan (well tadinya karena mikir ini di Inggris sih, ga akan dicuri lah ya kresek doang), ternyata kresek kami hampir diangkut orang!

Ya bukan pencuri sih emang, tapi petugas kebersihan gitu..disangka sampah kali ya..Ahahaha..
Dan mungkin mereka mikir jorok banget ini yang buang kresek disini.

Untungnya kami lihat dan tepat sebelum mereka ambil, kami langsung nyamperin dan bilang kresek itu punya kami. Kami minta maaf ke Bapak petugas kebersihan dan Bapak nya pun minta maaf 😀.

Sembari lewat kami lihat ada orang berpakaian ala Mr.Bean dan niruin gayanya. Sempet pingin melipir foto juga sih, tapi akhirnya urung.
"Mr. Bean"

Deket St Paul kami melewati sekolah nya Daniel Radcliffe dulu, City of London School, dan Millenium Bridge. Pas sunset disini keren banget warna nya emas gitu. Subhanallah.. pas dapet langit yang bagus.
Sekolah nya Daniel Radcliffe 😎

Millenium Bridge with background of St.Paul
Sunset at Millenium Bridge
Berhubung kami belum sekalipun ke museum di London padahal di London itu banyak banget museum yang bagus dan free entry, jadi kami sempetin untuk mampir ke museum. Salah satu museum yang baru adalah Tate Modern Museum, dimana kata Indra dan Tania isinya adalah “modern art”. Saking modernnya, kita kadang nggak bisa paham dimana art nya. Semisal cuma kanvas putih doang dipajang. Jadi Indra dengan gaya nyinyir nya bilang “yaitulah modern art”. Konon temennya Indra pernah bilang gini “lo harus mengosongkan pikiran sebelum masuk ke museum itu. Jadi nggak ada persepsi tentang art dan bisa menangkap art nya dimana.” Oke deh. Oke aja.
Waktu kami sampe di Tate Modern, bener aja.. ada atraksi kabut yang kita semua gak paham maksudnya apa. But still… that’s art 😂. Lumayan juga keren buat foto-foto. Jadinya kami malah foto-foto ala gaya fierce dulu disitu.
Pas ada atraksi kabut di Tate Modern. Foto ala-ala fierce 😂
Selesai foto baru kami masuk dan bener yang dibilang tadi, saya menemukan beberapa lukisan (bahkan bukan lukisan, literally.. cuma kain yang dikasih pigura, lalu dipajang). Sungguh, saya belum bisa menyelami isi pikiran seniman yang membuat ini 😆.
Kanvas putih doang. Salah satu modern art 😂
Kanvas putih doang. Salah satu modern art😂

Kanvas putih dengan titik hitam. Salah satu "modern art" 😂
Salah satu isi Tate Modern Museum
Salah satu isi Tate Modern Museum

Selesai dari Tate Modern sudah cukup malam dan berhubung saya dan Mbak Citra harus bangun pagi besok untuk ikut tour Harry Potter, jadi kami memutuskan pulang dan siap-siap ketemu Harry! 😎😍

Next: Day 9

No comments:

 

Goresan Kalimatku Template by Ipietoon Cute Blog Design

Blogger Templates